Sabtu, Januari 31, 2026
BerandaAgamJoni Putra Aklamasi Pimpin Golkar Agam, Beban Konsolidasi dan Target Menang 2029...

Joni Putra Aklamasi Pimpin Golkar Agam, Beban Konsolidasi dan Target Menang 2029 Menanti

ARAHRAKYAT– Joni Putra Dt Bintaro Hitam resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Agam periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI di Hotel Sakura Syariah, Lubukbasung, Rabu (21/1/2026).

Penetapan Joni Putra berlangsung dalam sidang pleno Musda setelah seluruh pemegang hak suara, mulai dari Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Agam hingga organisasi sayap partai, secara bulat menyatakan dukungan.

Anggota DPRD Kabupaten Agam periode 2024–2029 dari Fraksi Golkar itu merupakan calon tunggal dalam bursa Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Agam periode 2025–2030. Hingga penutupan pendaftaran, tidak satu pun kader lain mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua.

Dengan kondisi tersebut, pimpinan sidang pleno yang dipimpin Aguswanto menetapkan Joni Putra sebagai ketua terpilih, sekaligus menyerahkan bendera pataka Partai Golkar sebagai simbol dimulainya kepemimpinan baru Golkar Agam.

Terpilihnya Joni Putra secara aklamasi menjadi penanda kuat soliditas internal Golkar Agam. Namun di saat yang sama, aklamasi itu juga memunculkan tanggung jawab besar bagi pimpinan terpilih untuk segera membuktikan kinerja dan arah kepemimpinan yang jelas.

Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Barat, Khairunas, dalam arahannya menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi di tingkat kabupaten untuk mengevaluasi perjalanan partai selama lima tahun terakhir, sekaligus mempersiapkan strategi lima tahun ke depan.

“Keberhasilan partai tidak datang tiba-tiba. Harus disiapkan dengan konsolidasi dan evaluasi program secara serius. Musda ini menjadi titik awal untuk memastikan Golkar Agam benar-benar siap menghadapi Pemilu 2029,” tegas Khairunas.

Ia menekankan, kepemimpinan baru Golkar Agam dihadapkan pada target besar, mulai dari memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kecamatan, menyiapkan kader-kader legislatif dari DPRD kabupaten, provinsi hingga DPR RI, serta mempersiapkan Golkar sebagai kekuatan utama dalam perebutan kursi Ketua DPRD dan eksekutif daerah.

Khairunas juga memberikan tenggat waktu dua bulan kepada ketua terpilih untuk menyusun kepengurusan DPD secara lengkap, termasuk membentuk struktur hingga tingkat kecamatan sebagai fondasi konsolidasi menuju Pemilu 2029.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Joni Putra menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader Golkar Agam. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun soliditas dan memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.

“Ini amanah besar yang harus kita jalankan bersama. Golkar Agam harus semakin solid, modern, dan benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Joni Putra.

Ia menekankan, pasca-Musda tidak boleh lagi ada sekat-sekat di internal partai. Seluruh kader diminta menyatukan langkah untuk membesarkan Golkar dan memperjuangkan kepentingan rakyat Agam.

“Setelah Musda ini, kita satukan langkah. Tidak ada lagi perbedaan. Mesin partai harus langsung bergerak,” katanya.

Joni Putra dikenal sebagai kader senior Partai Golkar. Ia tercatat telah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Agam dan saat ini tengah menyelesaikan pendidikan doktoralnya.

Musda XI Partai Golkar Agam sendiri sempat tertunda dan baru dapat dilaksanakan tahun ini. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD Golkar Kabupaten Agam dan DPD Golkar Sumatera Barat, pengurus DPD kabupaten/kota se-Sumatera Barat, unsur pemerintah daerah, serta perwakilan partai politik lainnya.

Hadir pula Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, dan Kepala Badan Kesbangpol Agam, Bambang Warsito. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Agam menyampaikan ucapan selamat kepada Joni Putra.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan Partai Golkar semakin berkontribusi dalam pembangunan serta menjaga stabilitas politik di Kabupaten Agam,” ujar Muhammad Iqbal.

Dengan terpilihnya Joni Putra secara aklamasi, Golkar Agam kini memasuki fase konsolidasi baru. Lima tahun ke depan akan menjadi ujian, apakah soliditas yang ditunjukkan di Musda mampu diterjemahkan menjadi kemenangan politik nyata pada Pemilu 2029.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments