Minggu, Februari 1, 2026
BerandaPeristiwaSepuluh korban Terluka Akibat Ledakan Gas PT TGI

Sepuluh korban Terluka Akibat Ledakan Gas PT TGI

ARAHRAKYAT– Peristiwa kebakaran melanda kawasan Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, setelah pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak hebat pada Jumat sore (2/1/2026). Peristiwa tersebut tidak hanya memicu kepanikan massal, tetapi juga mengakibatkan sedikitnya sepuluh warga dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka.

Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora mengatakan, dampak fisik dari ledakan tersebut cukup serius. Berdasarkan data sementara, tercatat sepuluh korban atas peristiwa tersebut.

“Dari total sepuluh korban luka, enam di antaranya menderita luka bakar. Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka ringan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api yang membumbung tinggi,” ujar AKBP Farouk Oktora, dikutip dari Media Center Riau, Minggu (4/1/26).

Dahsyatnya tekanan gas yang memicu kobaran api tidak hanya menyasar keselamatan warga, tetapi juga melumpuhkan sektor ekonomi lokal di sekitar lokasi kejadian. Posisi pusat ledakan yang berdekatan dengan jalan lintas Sumatera mengakibatkan lima unit truk dan lima sepeda motor hangus terpanggang.

Kerusakan properti juga dilaporkan cukup masif. Tiga bangunan usaha warga meliputi bengkel ban, jasa pencucian motor, dan gudang penampungan kelapa sawit, rata dengan tanah setelah dijilat api.

Beruntungnya, gerak cepat petugas berhasil mengisolasi area sehingga kebakaran tidak merambat ke pemukiman penduduk yang berjarak sekitar 500 meter dari titik kebocoran.

“Situasi saat ini sudah aman dan jalur lintas timur Sumatera tersebut telah dibuka kembali secara normal untuk kendaraan,” terangnya.

Kronologi Peristiwa Ledakan

Sementara, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto memaparkan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB, seiring dentuman dahsyat yang disusul dengan semburan api vertikal mencapai ketinggian 15 meter. Fenomena ini berasal dari retakan pada pipa gas tanam bawah tanah milik PT TGI.

Akibat insiden tersebut, akses menghubungkan Provinsi Riau dan Jambi sempat mengalami lumpuh total. Pihak kepolisian terpaksa menutup akses lintas timur Sumatera guna menghindari risiko bagi pengendara saat api masih menyembur liar.

“Sebagai langkah antisipasi, petugas dari Polsek Kemuning dan Polres Inhil segera melakukan pengamanan di lokasi dan meminta masyarakat agar tidak mendekat,” sebut Kombes Anom.

Hingga saat ini, pihaknya masih berjaga di lokasi untuk melakukan olah TKP secara mendetail. Fokus utama penyelidikan adalah untuk membedah penyebab teknis di balik kebocoran pipa gas tersebut.

“Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis lain di balik musibah ini,” ulasnya.

 

Dapatkan berita pilihan dan terupdate dengan mengikuti kami di Facebook dan saluran WhatsApp!

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments