ARAHRAKYAT– Kegiatan Rumah Putih Competition 2026 dalam rangka Gebyar Ramadhan 1447 Hijriah resmi ditabuh dan mulai digelar oleh Pondok Pesantren Rumah Putih, Senin (2/3).
Ajang perlombaan bernuansa islami ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu membina generasi muda sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadhan di Kecamatan Ampek Nagari.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 2–3 Maret 2026 tersebut diikuti oleh siswa Sekolah Dasar kelas V dan VI se-Kecamatan Ampek Nagari dengan jumlah peserta sebanyak 45 orang. Perlombaan dibagi dalam tiga cabang, yakni tahfidz Al-Qur’an, adzan, dan ceramah (pildacil).
Ketua Panitia, Surya Putra mengatakan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter religius sekaligus memperkenalkan Pondok Pesantren Rumah Putih kepada masyarakat luas, khususnya kalangan pelajar tingkat dasar.
“Kegiatan Rumah Putih Competition 2026 ini merupakan bagian dari Gebyar Ramadhan 1447 H yang kami selenggarakan selama dua hari. Hari pertama dilaksanakan lomba tahfidz, sedangkan hari kedua lomba adzan dan ceramah. Alhamdulillah, kegiatan ini diikuti 45 peserta dari SD se-Kecamatan Ampek Nagari,” ujar Surya Putra.
Ia menambahkan, antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak menjadi motivasi bagi panitia untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan di masa mendatang.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani sejak dini serta menjadi langkah awal bagi Pondok Pesantren Rumah Putih untuk menghadirkan kegiatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Nagari Sitanang, Taufik Saleh, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bernuansa keagamaan seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pondok Pesantren Rumah Putih yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak. Kegiatan seperti ini sangat membantu dalam menanamkan nilai-nilai agama dan membangun mental generasi muda sejak usia dini,” ungkapnya.
Camat Ampek Nagari, Zulwardi yang membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi kepada Pondok Pesantren Rumah Putih. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai inovasi positif yang patut didukung bersama.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi karena ini merupakan satu-satunya kegiatan kompetisi keagamaan yang dilaksanakan oleh pondok pesantren di Ampek Nagari,” ujarnya.
Ia juga menilai pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan tepat waktu sebagai bentuk penerapan inovasi daerah dalam efisiensi kegiatan.
“Ampek Nagari memiliki inovasi Sepatu Ampek Nagari, yaitu pelaksanaan kegiatan yang tepat waktu sebagai bentuk efisiensi. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan sesuai jadwal,” katanya.
Zulwardi menambahkan bahwa keberadaan Pondok Pesantren Rumah Putih memiliki peran strategis bagi masyarakat, terlebih sebagai satu-satunya pondok pesantren yang ada di Kecamatan Ampek Nagari.
“Pondok pesantren ini satu-satunya yang ada di Ampek Nagari. Kualifikasinya juga sudah tinggi karena telah menerima santri dari luar daerah,” jelasnya.
Menurutnya, pendirian pesantren merupakan amal mulia yang memberikan manfaat besar bagi umat.
“Pondok pesantren itu sangat mulia, didirikan oleh orang-orang yang memiliki hati yang mulia. Mudah-mudahan pondok pesantren ini terus berkembang,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan kompetisi yang masih sederhana ini tersebut dapat terus ditingkatkan kualitasnya dari tahun ke tahun.
“Walaupun masih sederhana, pondok pesantren sudah mampu melaksanakan kompetisi. Semoga dari tahun ke tahun kualitasnya semakin baik. Jadikan ini sebagai pelajaran agar ke depan lebih baik lagi,” tambahnya.
Dalam momentum Ramadhan, Camat juga mengajak masyarakat untuk kembali memakmurkan masjid sesuai dengan imbauan pemerintah daerah.
“Di bulan Ramadhan ini, kita dianjurkan pemerintah daerah untuk meramaikan masjid. Mari kita bangkik dari surau, menghidupkan kembali aktivitas keagamaan di tengah masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan Rumah Putih Competition 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi gerakan bersama dalam membangun generasi Qur’ani serta memperkuat syiar Islam di Kecamatan Ampek Nagari.

