Senin, Februari 2, 2026
BerandaAgamEnam Jenazah Korban Bencana Palembayan Dimakamkan

Enam Jenazah Korban Bencana Palembayan Dimakamkan

ARAHRAKYAT– Sebanyak 6 jenazah korban bencana hidrometeorologi di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dimakamkan secara massal di tempat pemakaman umum (TPU) Sungai Jariang, Lubuk Basung, Rabu (7/1).

Prosesi pemakaman ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan di lokasi tersebut, setelah sebelumnya sepuluh jenazah korban bencana serupa telah lebih dulu dikebumikan.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menjelaskan bahwa enam jenazah yang dimakamkan terdiri atas empat perempuan, satu laki-laki, serta satu bagian tubuh manusia.

Seluruhnya telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melalui serangkaian prosedur forensik yang ketat. Saat ini, proses identifikasi tinggal menunggu kehadiran pihak keluarga sebagai pembanding terakhir.

“Seluruh korban telah teridentifikasi. Tidak ada lagi laporan orang hilang yang belum terdata,”ujar Irjen Pol Gatot kepada wartawan.

Sebelum dimakamkan, keenam jenazah terlebih dahulu dishalatkan di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung. Shalat jenazah dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar, sementara doa dipanjatkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Agam, Ilham.

Setelah prosesi keagamaan selesai, jenazah kemudian diberangkatkan menuju TPU Sungai Jariang untuk dimakamkan secara berdampingan.

Dengan pemakaman tersebut, jumlah korban banjir bandang yang dimakamkan secara massal di TPU Sungai Jariang kini mencapai 16 orang. Seluruh jenazah diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Palembayan dan daerah sekitarnya yang menjadi pusat dampak bencana.

Lebih lanjut Kapolda Sumbar memaparkan, total korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat mencapai 253 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 222 korban telah berhasil diidentifikasi, yang terdiri dari 110 laki-laki dan 112 perempuan. Sementara itu, 31 jenazah lainnya masih dalam tahap identifikasi lanjutan, dengan rincian 14 laki-laki, 12 perempuan, serta lima bagian tubuh manusia.

“Polri bersama TNI, pemerintah daerah, tenaga medis, dan relawan terus bekerja maksimal untuk memastikan seluruh proses identifikasi dapat diselesaikan secara menyeluruh dan bertanggung jawab,” sebut Kapolda.

Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan, enam jenazah yang dimakamkan pada hari ini merupakan korban terakhir yang berhasil diidentifikasi di RSUD Lubuk Basung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, saya mengucapkan terima kasih pada DVI Mabes Polri, Kapolda Sumbar, serta seluruh pihak yang telah bekerja tanpa kenal lelah sejak awal bencana,” kata Benni.

Diketahui, bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang disertai longsor, banjir, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Agam pada akhir November 2025.

Musibah tersebut mengakibatkan korban jiwa yang tersebar di sejumlah kecamatan, dengan Palembayan menjadi wilayah terdampak paling parah, mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 136 orang.

“Seiring dengan berakhirnya proses pencarian dan identifikasi korban, Pemerintah Kabupaten Agam secara resmi memasuki masa transisi dari status tanggap darurat sejak 6 Januari 2026,” ulasnya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments