ARAHRAKYAT– Intensitas hujan yang tinggi selama satu bulan terakhir mengakibatkan dinding tebing di kawasan ikonik Ngarai Sianok mengalami guguran material atau tanah longsor di sejumlah titik. Fenomena alam ini dilaporkan tersebar di sepanjang aliran sungai, dengan konsentrasi kerusakan terparah berada di wilayah Kabupaten Agam.
Berdasarkan data lapangan, sebaran titik longsor paling masif ditemukan di Jorong Guguak Tinggi, Nagari Guguak Tabek Sarajo, Kecamatan IV Koto. Tak tanggung-tanggung, jejak longsoran di kawasan tersebut terpantau memanjang hingga mencapai radius lima kilometer.
Wali Jorong Guguak Tinggi, Dasman menyebut, rentetan peristiwa ini merupakan dampak dari kondisi cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut belakangan ini.
“Pemicu utamanya adalah curah hujan yang sangat intens dalam sebulan terakhir. Meski longsor kecil sempat terjadi beberapa kali, eskalasi puncaknya terjadi pada Kamis (1/1) lalu,” terang Dasman saat memberikan keterangan pada Sabtu (3/1).
Meskipun skala longsoran terbilang luas, Dasman memastikan bahwa lokasi kejadian berada di zona yang cukup terisolasi dari aktivitas harian penduduk. Titik tebing yang runtuh berjarak sekitar 1,5 kilometer dari pusat pemukiman warga terdekat.
“Alhamdulillah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden hari Kamis tersebut. Karena lokasinya cukup jauh dari rumah penduduk, kami juga tidak melakukan langkah evakuasi atau pengungsian,” tambahnya.
Menyikapi kondisi geologi tebing yang labil, pihaknya melalui jorong telah melakukan koordinasi intensif dengan instansi terkait guna memantau perkembangan struktur tanah di sepanjang aliran Ngarai Sianok.
Kendati situasi dinyatakan masih terkendali, Dasman memberikan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para petani dan pekebun yang memiliki lahan di sekitar area tersebut.
“Kami terus mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Kami tegaskan agar para petani tidak beraktivitas di bibir ngarai atau mendekati area rawan longsor demi keselamatan bersama,” ulasnya.
Dapatkan berita pilihan dan terupdate dengan mengikuti kami di Facebook dan saluran WhatsApp!Â
- Facebook: klik disini
- WhatsApp: klik disini

