Minggu, Februari 1, 2026
BerandaAgamAkses Lubuk Basung-Bukittinggi via Maninjau Telah Terbuka

Akses Lubuk Basung-Bukittinggi via Maninjau Telah Terbuka

ARAHRAKYAT– Setelah sempat lumpuh total akibat terjangan banjir bandang dan material longsor, akses penghubung Lubuk Basung dan Bukittinggi via Maninjau telah dapat dilalui. Akses jalan provinsi di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam ini mulai dapat dilalui kendaraan secara terbatas pada Sabtu (3/1) sekira pukul 16.00 WIB.

Upaya pemulihan jalur ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan bersama BPBD Agam. Sejak Jumat malam, petugas telah menyiagakan dan mengoperasikan tiga unit alat berat untuk mengevakuasi material vulkanis dan sisa debris yang menutup badan jalan.

Berdasarkan pantauan di titik terdampak, kendaraan roda dua maupun roda empat kini sudah mulai melintasi kawasan Pasa Maninjau. Intensitas alam mulai bersahabat hingga Sabtu sore, tidak terpantau adanya aktivitas galodo atau banjir bandang susulan yang mengancam wilayah tersebut.

Rudi Yudistira, salah seorang warga setempat, mengonfirmasi bahwa situasi di lokasi mulai berangsur kondusif. Meski demikian, aktivitas alat berat belum sepenuhnya berhenti.

“Alat berat masih terus beroperasi untuk menyisir sisa-sisa material di jalanan serta melakukan normalisasi pada aliran Sungai Batang Muaro Pisang guna mencegah penyumbatan di masa mendatang,” ungkapnya.

Meski akses telah terbuka, tantangan bagi para pengendara belum sepenuhnya hilang. Tumpukan lumpur, potongan kayu, dan bebatuan yang sebelumnya menimbun jalan telah disingkirkan, namun sisa-sisa tanah yang melekat membuat permukaan aspal menjadi sangat licin.

BPBD Agam mengimbau agar pengguna jalan untuk menjaga kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ekstra, mengingat cuaca di kawasan setempat belum sepenuhnya membaik.

Bencana yang menerjang Jorong Pasa Maninjau pada Jumat (2/1) ini sempat memicu kepanikan massal. Data dari BPBD Agam mencatat sedikitnya 469 jiwa dari 167 Kepala Keluarga (KK) terpaksa meninggalkan hunian mereka untuk mencari perlindungan.

Para pengungsi tersebar di berbagai titik aman, mulai dari rumah ibadah, gedung pemerintahan, hingga kediaman kerabat terdekat.

Pihak terkait masih terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Pihak BPBD Agam juga mengingatkan bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Batang Muaro Pisang serta kawasan lereng yang rawan longsor.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments